Sudah lebih dari seminggu hujan deras mengguyur kota kudus dan sekitarnya. dan dampak dari hujan itu sangat parah pada tahun ini. mulai dari tanah longsor di dukuh kambangan desa menawan (kudus uatara) dan daerah kudus selatan terkena banjir bandang. sungguh suatu yang menyedihkan apakah ini adalah adzab atau hanya ujian? subhanallah...

patut bersyukur bagi orang - orang yang selamat dari bencana ini. al hamdulilah saya sendiri tinggal ditempat yang aman dan nyaman. tak lupa saya selalu bersyukur kepada ALLAH SWT yang selalu memberikannya kepada saya dan sekeluarga.
sekolah menjadi tak nyaman walaupun sekolah saya tak terkena banjir , tapi karena sebagin dari teman - teman saya tempat tinggalnya terendam banjir.
suhu udara bulan ini sangat dingin saekali, dan panas juga sangat jarang sehingga menyebabkan semua cucian saya menumpuk lihat saja gambar disamping.
saya yang tinggal dipondok dan kebetulan tidak ada loudry disekitar pondok merasa sangat bingung sekali. baju tidak kering walau sudah di jemur seminggu lebih dan sebagian berbau apek.

beberapa hari yang lalu tiba_tiba panas datang. tak ada 30 menit semula jemuran dipondok kosong tiba-tiba menjadi penuh dengan jemuran . lagi lagi saya tidak kebagihan jemuran . jemuran dari ujung barat hingga timur sudah dipenuhi oleh pakaian-pakaian santri. karena itu kaos kakiku ku jemur di pintu lemari ku padahal sudah dicuci beberapa hari yang lalu
kembali lagi ke pembahasan awal..